TAGANA INDONESIA
UNSUR RAJAWALI

Taruna Siaga Bencana - Pantang Pulang Sebelum Menolong

Latar Belakang

Sejarah pembentukan TAGANA Indonesia Unsur Rajawali

Pembentukan TAGANA merupakan suatu upaya untuk memberdayakan dan mendayagunakan generasi muda dalam berbagai aspek penanggulangan bencana khususnya yang berbasis masyarakat.

24 Maret 2004

TAGANA dibentuk yang dipelopori oleh Bapak Andi Hanindito yang saat itu menjabat sebagai KASUBDIT Bantuan Korban Bencana Alam.

Desember 2004

Terjadinya bencana Tsunami Aceh menyadarkan pemerintah Indonesia masih lemah dalam hal pertahanan bangsa.

2007

Presiden mengesahkan Undang-Undang tentang Penanggulangan Bencana Indonesia No.24 Tahun 2007.

Pertengahan 2007

Bersama Bapak Andi Hanindito, Ibu Tiurlan Hutagaol S.Th, MA, D.Min membentuk TAGANA Unsur Rajawali.

Perkembangan TAGANA Unsur Rajawali

Keberadaan TAGANA yang sangat bersentuhan dengan kegiatan kemanusiaan ini, juga dipakai sebagai program pelayanan penangananan bencana oleh GBI mengingat Indonesia sangat rawan Bencana.

Dalam ketentuan UU No.24 Tahun 2007 diharapkan penanggulangan bencana di Indonesia dapat dilaksanakan berdasarkan cluster yang ditanggungjawabi oleh masing-masing kementrian yang berwenang.

UU No.24 Tahun 2007 juga meminta adanya konsistensi dan profesionalisme dalam penanganan bencana termasuk relawan yang membantu.

Pada tahun 2010 Sinode Gereja Bethel Indonesia memandang perlu TAGANA untuk membantu peran GBI dalam Pelayanan Masyarakat terutama untuk penanggulangan bencana.

Visi & Misi

Tujuan dan arah organisasi TAGANA Indonesia Unsur Rajawali

Visi

Menjadikan TAGANA sebagai relawan Penanggulangan Bencana berbasis Masyarakat yang bermartabat dan handal di bidang bantuan sosial.

Misi

a

Membekali keahlian yang cukup melalui pelatihan penanggulangan bencana kepada warga gereja

b

Meningkatkan inovasi dalam penanggulangan bencana dengan memanfaatkan potensi Tagana Rajawali di daerah

c

Mempersiapkan Tagana Rajawali sebagai motivator dalam penanggulangan di daerahnya masing-masing

Identitas Organisasi

Motto, prinsip, dan slogan yang menjadi pedoman TAGANA

Motto

"Pantang Pulang Sebelum Menolong"

Prinsip Penanggulangan Bencana

  • One Command (Satu Komando)
  • One Rule (Satu Aturan)
  • One Corps/Unity (Satu Korsa/Unit)

Slogan

"Cerdas, Tulus dan Tegas"

Perekrutan Anggota

Cara bergabung dengan TAGANA Indonesia Unsur Rajawali

1. Melalui Pelatihan Dasar Tagana

Memberikan kemampuan dasar berupa pengetahuan, ketrampilan serta sikap mental bagi relawan dalam penanggulangan bencana.

Materi Pelatihan:
  • Tendanisasi
  • Water Rescue
  • Vertical Rescue
  • Dapur Umum
  • Pengenalan Alat Komunikasi
  • Trauma Healing
  • Basic Life Support

2. Melalui Pengangkatan Anggota Kehormatan

Diangkat oleh dewan pembina dengan syarat:

  • Tokoh masyarakat yang bersedia secara konsisten membantu kinerja TAGANA UNSUR RAJAWALI
  • Kaum Profesional yang memiliki keahlian khusus seperti:
    • Dokter dan tenaga medis
    • Anggota TNI, POLRI
    • Pejabat Pemerintah
    • Pengusaha

Yang memiliki komitmen untuk membangun TAGANA UNSUR RAJAWALI.

Spesifikasi TAGANA Indonesia Unsur Rajawali

Bidang-bidang pelayanan dan keahlian khusus

1. Dapur Air

Adalah pelayanan pemenuhan kebutuhan air minum bagi korban bencana atau pengungsi. (Teh, Kopi, air panas, dll)

2. Advokasi Sosial (Trauma Healing)

Adalah pelayanan pendampingan terhadap korban bencana agar dapat mendapatkan haknya sebagai warga negara.

Trauma Healing: Adalah pelayanan pendampingan kepada korban bencana untuk mengurangi dampak psikologis atau trauma, melalui permainan (games), cerita, dan berbagai kegiatan keceriaan.

3. Pelayanan Medis

Adalah bentuk pelayanan medis terhadap korban bencana melalui pemeriksaan kesehatan gratis pada akhir masa tanggap darurat.

Standard Operating Procedure (SOP)
1. SOP DAPUR AIR | 2. SOP ADVOKASI SOSIAL (TRAUMA HEALING) | 3. SOP PELAYANAN MEDIS

Struktur Organisasi

Susunan Kepengurusan TAGANA Indonesia Unsur Rajawali Tahun 2023 - 2027

Penasehat

Pdt. Dr. Rubin Adi Abraham
Pdt. dr. Josafat S. Mesach, M.Th
Pdt. Dr. Ir. Yonathan Wiryohadi
Pdt. D. Edy Prajitno

Pembina

Drs. Andi Hanindito, M.Si
Jhony Sumbung, SKM, M.Kes
Jhony Marlen Siahaan, SH
Irjen. (Purn). Drs. Erwin Tobing
Budi Chayadi, MA
Didimus Fingkreuw, M.Th

Pengurus Inti

Ketua

drg. Emelia Kristina Hutagaol, MARS

Koord. Lapangan

Melky Siletty

Anggota

Herianto, S.PdK

Sekretaris

Agus Sugianto.S.H., M.H.

Bendahara

Lasma Sulastri, SKM

Bidang-Bidang

Bidang Dapur Air

Yenny Rasubala
Anggota Bidang Dapur Air:
Marthinus Izaak Paul
Li Chen Jie
Donatus

Bidang LDP

Rosnauli Saragih

Bidang Humas

Daniel Pudjo

Bidang Kesehatan

dr. Sutanti Junusmin, MARS
Anggota:
dr. Sumayadi Lim

Bidang Media

Yusak Adi Dwi Utomo
Darwin Saragih

Bergabung Bersama Kami

Jadilah bagian dari perubahan dan bantu sesama yang membutuhkan